Evaluasi Program Kerja Pelatihan Penggunaan Papan Tulis Digital “Jamboard” pada Pembelajaran Daring

Evaluasi program kerja pelatihan penggunaan papan tulis digital “jamboard” pada pembelajaran daring yang dilaksanakan di SD No 3 Benoa yang terletak di Lingkungan Menesa, Desa Adat Kampial, Kelurahan Benoa dilaksanakan selama dua hari yakni Sabtu, 31 Juli 2021 dan Minggu, 1 Agustus 2021. Kegiatan evaluasi ini meliputi kegiatan masyarakat sasaran mengumpulkan hasil pembelajaran yang telah diterapkan menggunakan papan tulis digital “jamboard” pada pembelajaran daring melalui Google Meet. File yang dikumpulkan oleh guru yaitu dalam bentuk PDF. Selain itu masyarakat sasaran yakni lima guru di SD No 3 Benoa melakukan penilaian atau evaluasi dengan mengisi formulir evaluasi pada Google Form. Penilaian ini dilakukan oleh masyarakat sasaran terhadap program kerja KKNbD yang telah dilaksanakan.

Kegiatan pengumpulan hasil atau bukti pembelajaran yang telah diterapkan menggunakan jamboard dilaksanakan pada Sabtu, 31 Juli 2021 sampai dengan Minggu, 1 Agustus 2021. Dalam kegiatan ini masyarakat sasaran mengumpulkan file hasil pembelajaran tersebut melalui link Google Drive yang telah saya kirimkan pada grup WhatsApp. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengetahui keefektifan penggunaan jamboard pada pembelajaran daring. File yang dikirimkan oleh lima orang guru SD No 3 Benoa yang sebagai masyarakat sasaran KKNbD yaitu dalam bentuk PDF yang telah diunduh pada jamboard masing-masing guru. Pada file tersebut berisi rancangan aktivitas pembelajaran yang diinginkan setiap guru yang meliputi materi pembelajaran hingga bahan diskusi yang diberikan kepada siswa saat pembelajaran berlangsung. Selain itu pada rancangan jamboard yang telah diterapkan kepada siswa melalui Google Meet tersebut berisi rekaman aktivitas siswa, seperti respon atau tanggapan-tanggapan dari siswa selama kegiatan pembelajaran daring berlangsung. Siswa dalam menjawab pertanyaan dari topik diskusi menggunakan sticky note dan text box. Pada setiap jawaban siswa, di akhir diberi nama atau nomor absen mereka, sebagai penanda siapa yang membuat jawaban tersebut. Selain itu, pada pembelajaran dengan muatan matematika, guru dalam menjelaskan memanfaatkan fitur pena pada jamboard. Guru juga menggunakan warna lain selain hitam, sehingga penerapan jamboard ini dapat menyerupai penggunaan papan tulis putih seperti yang ada di kelas. Selain mengumpulkan hasil penggunaan jamboard dalam bentuk PDF, beberapa guru juga mengirimkan bukti berupa screenshoot ketika melakukan pembelajaran daring dengan menerapkan jamboard.

Selanjutnya, masyarakat sasaran melakukan penilaian atau mengisi link evaluasi program kerja KKNbD yakni pelatihan penggunaan dan pengembangan media jamboard pada pembelajaran daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Agustus 2021. Lima orang guru di SD No 3 Benoa sebagai masyarakat sasaran menerima link Google Form dari grup WhatsApp. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini yaitu untuk mengetahui tanggapan masyarakat sasaran yakni guru-guru terhadap program kerja yang telaah diikuti. Tanggapan yang diharapkan dari masyarakat sasaran yaitu mengenai kebermanfaatan program kerja ini pada pembelajaran daring, respon atau tanggapan siswa ketika pada pembelajaran guru menerapkan jamboard didalamnya, selain itu untuk mengetahui apakah ketika guru tersebut menerapkan jamboard pada pembelajaran, minat belajar siswa dapat meningkat atau tidak. Masyarakat sasaran juga mengungkapkan kendala-kendala apa saja yang dihadapi serta kesan masyarakat sasaran selama mengikuti program pelatihan ini, dan kritik maupun saran dari masyarakat sasaran terhadap program pelatihan penggunaan papan tulis digital “jamboard”.

Berdasarkan hasil pengisian link evaluasi ini, seluruh masyarakat sasaran menyatakan program kerja ini sangat bermanfaat. Selanjutnya berdasarkan pengamatan guru terhadap siswa, respon atau tanggapan siswa ketika pada pembelajaran guru menerapkan jamboard didalamnya yaitu siswa memberikan tanggapan positif dan menunjukkan ketertarikannya dengan mencoba menggunakan fitur pada jamboard seperti pena, sehingga mereka dapat mencoret layar jamboard. Masyarakat sasaran juga menyatakan bahwa minat belajar serta keaktifan siswa sebagian besar sudah cukup meningkat. Hal ini dapat dilihat pada hasil pembelajaran dalam bentuk PDF yang memperlihatkan banyak siswa yang mau terlibat dalam diskusi dengan memberikan jawaban-jawabannya. Selanjutnya kendala-kendala yang disampaikan oleh masyarakat sasaran sebagian besar terkait jaringan dan perangkat yang digunakan untuk mengakses jamboard. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa permasalahan tersebut memang sering terjadi pada pembelajaran daring. Mengenai kesan masyarakat sasaran selama mengikuti program pelatihan ini yaitu masyarakat merasa bahwa program pelatihan ini sangat bermanfaat karena guru-guru mendapatkan referensi baru terkait media pembelajaran interaktif pada PJJ saat ini. Serta kritik dan saran dari masyarakat sasaran terhadap program ini yaitu program seperti ini sangat bermanfaat sehingga jika menjadi program yang rutin dilaksanakan dengan topik yang berbeda akan sangat membantu guru khususnya dalam pembelajaran daring. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program KKNbD ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat sasaran namun harus terus diterapkan agar terlihat bagaimana perkembangan minat belajar serta keaktifan peserta didik dalam pembelajaran.

Berikut merupakan link pengumpulan hasil jamboard dalam bentuk PDF:

https://drive.google.com/drive/folders/1eEuiAxdqQARri6TsV0G7McoUIAFmwQHE?usp=sharing

Tentang Penulis