Jejak Sampah, Jejak Bumi: Mengubah Sampah Plastik Menjadi Plang Desa, Mahasiswa KKN Undiksha Dorong Pemanfaatan Sampah Berkelanjutan

BANGLI, 24 Juli - 7 Agustus 2026 -  Sampah plastik masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang membutuhkan perhatian dan pengelolaan secara berkelanjutan. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pemanfaatan kembali sampah plastik dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui program Jejak Sampah, Jejak Bumi menginisiasi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick yang selanjutnya akan digunakan sebagai bagian dari pembuatan plang nama Desa Belantih.

Program Jejak Sampah, Jejak Bumi dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan pemilahan dan pemanfaatan sampah kepada masyarakat sekaligus mengubah sampah plastik yang sulit terurai menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Melalui kegiatan ini, sampah tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengelolaan yang tepat.

Kegiatan diawali dengan pemilahan sampah, khususnya sampah plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan ecobrick. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibersihkan dan dipersiapkan untuk dimasukkan ke dalam botol plastik. Botol diisi dengan sampah plastik hingga padat sehingga menghasilkan ecobrick yang kokoh dan dapat dimanfaatkan sebagai material alternatif.

Ecobrick yang telah dibuat selanjutnya direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai bagian dari plang nama Desa Belantih. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai guna sekaligus menjadi media sederhana untuk menunjukkan bahwa sampah plastik dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali. Dalam pelaksanaannya, proses pembuatan ecobrick masih terus dilakukan karena jumlah botol plastik yang terkumpul belum mencukupi kebutuhan untuk pembuatan plang. Oleh karena itu, pemasangan plang nama desa direncanakan untuk dilaksanakan setelah jumlah ecobrick yang dibutuhkan telah terpenuhi.

Melalui program Jejak Sampah, Jejak Bumi, mahasiswa KKN Undiksha berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah, mengurangi sampah plastik, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan secara kreatif dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat.

Lebih dari sekadar menghasilkan sebuah plang nama desa, program ini menjadi langkah kecil untuk meninggalkan jejak positif bagi bumi melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah. Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan semangat pengelolaan sampah secara berkelanjutan dapat terus diterapkan di lingkungan Desa Belantih.

Jejak Sampah, Jejak Bumi — dari sampah yang dipilah, lahir manfaat untuk desa. 🌱♻️

Ikuti jejak langkah dan pantau dokumentasi seluruh program kerja KKN Desa Belantih 2026 melalui kanal media sosial kami:

Instagram: @kkn_belantih2026

TikTok: @kkn_belantih2026

𝗠𝗲𝗺𝗶𝗹𝗮𝗵 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵, 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗮𝗻𝗳𝗮𝗮𝘁, 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗴𝗮 𝗕𝘂𝗺𝗶 🌱♻️

𝗨𝗻𝗱𝗶𝗸𝘀𝗵𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸!

#KKN2026 #UNDIKSHA #KKNDesaBelantih2026 #JejakSampahJejakBumi #Ecobrick #DesaBelantih #PeduliLingkungan

Tentang Penulis
Ngakan Putu Ngurah Raditya Indrasta