Membagikan materi pembuatan handsanitizer dan desinfektan kepada masyarakat sasaran dengan mengirimkannya di whatsapp group.

Pada hari Selasa, 27 Juli 2021, penulis melaksanakan kegiatan yaitu membagikan video pembuatan handsanitizer dan desinfektan kepada masyarakat sasaran yang dilakukan dari dirumah masing-masing melalui video edukasi dengan mengirimkannya di whatsapp group.

Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 14.00-17.00 Wita, kegiatan tersebut meliputi mengajak masyarakat sasaran untuk membuat handsanitizer dan desinfektan dari bahan-bahan yang mudah untuk didapatkan, yang penulis sampaikan dalam bentuk video. Namun, karena ukuran file video yang cukup besar penulis membagikan video tersebut dalam bentuk google drive yang dapat di akses dengan cara klik link tersebut maka otomatis video tersebut akan muncul.

Pada video penulis memberikan contoh pembuatan handsanitizer dan desinfektan yang berisi tahapan dan bahan-bahan yang diperlukan. Dalam pembuatan handsanitizer dan desinfektan penulis menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Pembuatan handsanitizer terbuat dari bahan-bahan alami yaitu daun sirih dan jeruk nipis. Daun sirih memiliki kandungan minyak atsiri yang merupakan sebuah senyawa yang berfungsi sebagai anti bakteri. Begitupula dengan jeruk nipis yang memiliki komponen kimia seperti flavonoid, alkaloid, tanin, minyak atsiri, dan saponin yang mempunyai aktivitas antimikroba serta memiliki khasiat anti jamur dan anti bakteri karena keasamannya, sehingga sangat cocok digunakan dalam pembuatan handsanitizer. Tujuan dilakukan kegiatan ini yaitu agar masyarakat sasaran memiliki keterampilan dalam membuat handsanitizer dengan menggunakan bahan alami yang mudah didapat, yaitu daun daun sirih dan jeruk nipis. Sehingga masyarakat sasaran tidak perlu lagi membeli handsanitizer, dan bisa membawa handsanitizer yang telah dibuat jika beraktivitas diluar rumah.

Berikut link video pembuatan handsanitizer :

https://drive.google.com/file/d/1IIavtDfCgRL6QXvTGhyBF8Jws9AZP-BC/view?usp=drivesdk

Dalam pembuatan desinfektan penulis juga menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat yaitu air dan cairan pemutih (Bayclin). Bahan aktif yang ada di dalam cairan pemutih yaitu sodium hipoklorit yang memiliki fungsi efektif membunuh bakteri, jamur, dan virus. Sehingga Dengan kandungan tersebut, cairan pemutih dan air bisa dijadikan sebagai salah satu bahan untuk membuat desinfektan. Namun, penggunaannya harus sesuai komposisi yang dianjurkan oleh WHO yaitu dengan komposisi 1 : 100, artinya 10 ml (1 tutup botol bayclin) untuk 1 liter air. Tujuan dari pembuatan desinfektan ini yaitu agar masyarakat tidak perlu lagi membeli desinfektan karena sudah memiliki keterampilan dalam pembuatan desinfektan, dan dapat digunakan untuk menyemprot benda-benda yang paling sering disentuk banyak orang seperti gagang pintu rumah, pagar dan lainnya.

Berikut link video pembuatan desinfektan :

https://drive.google.com/file/d/1He-2EkwDwutiW5d5G6Y9u6Cd70ijq1Ak/view?usp=drivesdk



Tentang Penulis