PATUH (Pantau Tekanan Darah dan Asam Urat Untuk Hidup Sehat)

Menjaga tekanan darah dan kadar asam urat tetap stabil sering kali terabaikan, padahal keduanya kerap berkembang tanpa gejala hingga memicu masalah kesehatan yang lebih serius. Lewat program PATUH (Pantau Tekanan Darah dan Asam Urat Untuk Hidup Sehat) pada tanggal 12 & 13 Agustus, tim mahasiswa KKN menghadirkan aksi nyata untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Berikut adalah gambaran keseruan, proses, dan dampak positif dari pelaksanaan program kerja PATUH di lapangan.

Mencegah Sebelum Terlambat

Hipertensi dan kadar asam urat tinggi masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dijumpai di masyarakat. Banyak warga yang tidak menyadari kondisi kesehatan mereka karena jarang melakukan pemeriksaan rutin, atau baru merasakannya ketika timbul rasa nyeri pada sendi dan pusing.

Program PATUH hadir sebagai solusi berbasis pencegahan dan edukasi langsung. Mengusung pendekatan yang ramah dan terpusat di Balai Banjar, kegiatan ini dirancang untuk mendeteksi dini risiko hipertensi serta asam urat tinggi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat. Pada 12 Agustus, kegiatan dipusatkan di Balai Banjar Dinas Pengejaran, kemudian dilanjutkan pada 13 Agustus di Balai Banjar Dinas Mayungan.

Alur Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan program PATUH berfokus pada pelayanan terpadu yang dipusatkan di Balai Banjar masing-masing wilayah. Rangkaian kegiatannya meliputi:

  Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Mahasiswa menyambut warga yang hadir di Balai Banjar untuk mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter serta melakukan cek kadar asam urat dengan sampel darah kapiler secara higienis.

  Pembagian Kartu Pantau Mandiri: Setiap warga yang diperiksa diberikan kartu kontrol tekanan darah dan asam urat pribadi agar mereka dapat mencatat hasil rekam medis secara berkelanjutan.

  Edukasi Gaya Hidup PATUH: Penyampaian materi edukasi singkat mengenai pencegahan komplikasi hipertensi dan penanganan asam urat berbasis prinsip Kemenkes:

  •     Periksa kesehatan secara rutin.
  • Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat.
  • Tetap diet dengan gizi seimbang (rendah garam, rendah lemak, dan membatasi makanan tinggi purin).
  • Upayakan aktivitas fisik secara teratur dan penuhi asupan air putih.
  • Hindari asap rokok, alkohol, dan stres berlebih.

  Konseling & Rujukan: Bagi warga yang terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi atau kadar asam urat di atas batas normal, tim memberikan konseling pola makan khusus serta menganjurkan pemeriksaan lanjutan ke fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas.

Antusiasme Warga dan Dampak Positif

Suasana di Balai Banjar Dinas Pengejaran maupun Balai Banjar Dinas Mayungan terasa sangat hidup dan penuh antusiasme. Kehadiran tim PATUH memberi kemudahan bagi warga sekitar untuk berkumpul, berdiskusi, dan mendeteksi kondisi kesehatan mereka secara bersama-sama.

Beberapa poin penting dari keberhasilan program ini antara lain:

  Temuan Dini: Berhasil mendeteksi beberapa kasus tekanan darah tinggi dan kadar asam urat melebihi batas normal pada warga yang sebelumnya belum pernah melakukan pengetesan.

  Peningkatan Kesadaran: Warga menjadi lebih memahami pentingnya membatasi asupan garam serta makanan tinggi purin (seperti jeroan dan emping) guna menjaga kesehatan tubuh.

  Kemandirian Kesehatan: Adanya kartu kontrol membuat warga lebih termotivasi untuk terus memantau kesehatan mereka secara berkala di posyandu atau klinik desa.

Langkah Kecil untuk Hidup Lebih Sehat

Program PATUH membuktikan bahwa langkah kecil seperti rutin memeriksa tekanan darah dan kadar asam urat di Balai Banjar dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup masyarakat. Harapannya, kesadaran dan kebiasaan sehat yang telah terbangun selama kegiatan pada 12 & 13 Agustus ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Banjar Dinas Pengejaran dan Banjar Dinas Mayungan yang lebih sehat serta produktif.

Tentang Penulis
I Gusti Ayu Agung Gea Veriska