Menjaga Tradisi, Menguatkan Kebersamaan: Mahasiswa KKN-LIK Desa Sembiran Ikuti Rangkaian Upacara Melabuh Gentuh Pura Sanghyang Marek 2026
- Oleh Ni Putu Bunga Puspaning Jenyani
- Thursday 13/08/2026
- SEMBIRAN, TEJAKULA, Kabupaten Buleleng
Sembiran, 7 Agustus 2026 — Suasana penuh kebersamaan dan nuansa adat terasa di Desa Adat Sembiran ketika mahasiswa KKN-LIK Desa Sembiran turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Upacara Melabuh Gentuh Pura Sanghyang Marek 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026 ini menjadi salah satu momen bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Sembiran sekaligus belajar secara langsung mengenai nilai-nilai tradisi yang masih dijaga hingga saat ini.
Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan berbagai prosesi yang melibatkan masyarakat Desa Adat Sembiran, Jro, krama desa, sekaa, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Mahasiswa KKN-LIK turut mengikuti dan membantu kegiatan sesuai dengan arahan masyarakat setempat. Keterlibatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam kegiatan desa, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana tradisi, gotong royong, dan kebersamaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Salah satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dalam setiap rangkaian upacara. Mulai dari Jro Paduluan, Jro Mangku, Jro Bahan, Jro Saye, Jro Pemuhit, Jro Pengulu, Jro Sekaa, hingga krama desa dan berbagai sekaa turut mengambil peran sesuai dengan tugas masing-masing. Hal tersebut memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan pelaksanaan upacara adat di Desa Sembiran. Rangkaian kegiatan pada 7 Agustus 2026 berlangsung sejak dini hari hingga siang hari. Mahasiswa KKN-LIK berkesempatan menyaksikan secara langsung berbagai prosesi, termasuk kegiatan Nunas Tirta, persiapan dan pelaksanaan rangkaian bakti Melabuh Gentuh, serta kegiatan Murwa Daksina. Selain mengikuti kegiatan, mahasiswa juga turut menjaga sikap, ketertiban, dan menghormati setiap tahapan upacara sebagai bentuk penghargaan terhadap adat dan budaya masyarakat setempat.
Bagi mahasiswa KKN-LIK, keterlibatan dalam kegiatan adat seperti ini menjadi pengalaman yang jauh lebih bermakna daripada sekadar mengenal budaya melalui teori. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat bekerja bersama, saling membantu, dan menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan penuh kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi pembelajaran penting selama menjalankan program pengabdian di Desa Sembiran. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat. Di tengah pelaksanaan program kerja KKN-LIK yang beragam, keterlibatan dalam kegiatan adat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk hadir sebagai bagian dari masyarakat, bukan hanya sebagai pelaksana program. Interaksi yang terjalin secara langsung membuat suasana KKN menjadi semakin hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui keikutsertaan dalam Upacara Melabuh Gentuh Pura Sanghyang Marek 2026, mahasiswa KKN-LIK Desa Sembiran tidak hanya mendapatkan pengalaman mengenai tradisi dan kehidupan masyarakat adat, tetapi juga belajar mengenai pentingnya kebersamaan, gotong royong, rasa hormat, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya. Bagi mahasiswa, setiap kegiatan bersama masyarakat merupakan bagian dari perjalanan KKN yang akan selalu dikenang. Karena pada akhirnya, pengabdian bukan hanya tentang program yang dilaksanakan, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa dapat hadir, belajar, menghargai, dan tumbuh bersama masyarakat Desa Sembiran.
Ikuti juga perjalanan dan dokumentasi kegiatan KKN LIK 2026 Desa Sembiran melalui media sosial kami:
Instagram : @kknlik2026_sembiran
TikTok : @kkn.liksembiran.2