Pelaksanaan Program Kerja 1000 HARAPAN : Pemberian Edukasi Gizi kepada Ibu Hamil, Ibu Menyusui, ASI Eksklusif, MP-ASI, dan Demonstrasi Pembuatan PMT kepada Kader Posyandu Melalui Kegiatan Posyandu Desa
- Oleh I Komang Rezza Kurnia Utama
- Friday 31/07/2026
- SELULUNG, KINTAMANI, Kabupaten Bangli
Jumat, 24 Juli 2026 – Sabtu, 25 Juli 2026 di Dusun Selulung Barat, Taked, Sabang Kelod, Desa Selulung
Pemenuhan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Berangkat dari pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha di Desa Selulung melaksanakan program 1000 HARAPAN (1000 Hari Pertama Kehidupan) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi ibu dan anak.
Program 1000 HARAPAN menyasar ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki bayi dan balita, serta kader posyandu. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi gizi yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada ibu hamil dan ibu menyusui, edukasi berfokus pada pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang melalui penerapan konsep Isi Piringku, dengan memperhatikan sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah serta kebutuhan zat gizi selama masa kehamilan dan menyusui.
Sementara itu, edukasi bagi ibu yang memiliki bayi dan balita difokuskan pada pemenuhan gizi melalui ASI dan pemberian MP-ASI sesuai usia. Para ibu diberikan pemahaman mengenai waktu pemberian MP-ASI, frekuensi, jumlah, tekstur, variasi makanan, serta pentingnya menjaga keamanan dan kebersihan makanan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu keluarga memahami bahwa pemberian makanan kepada anak bukan hanya tentang membuat anak kenyang, tetapi juga memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi.
Sebagai bagian dari program, mahasiswa KKN juga mengedukasi di posyandu untuk memanfaatkan pangan lokal yang mudah ditemukan di Desa Selulung, seperti ubi-ubian, labu siam, dan labu kuning. Pangan lokal tersebut kemudian digunakan dalam demonstrasi pembuatan MP-ASI dan dipadukan dengan sumber protein seperti telur dan daging. Melalui kegiatan praktik ini, masyarakat diperkenalkan pada pilihan menu bergizi yang sederhana, mudah dibuat, serta dapat disesuaikan dengan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Program 1000 HARAPAN membawa pesan bahwa pemenuhan gizi dapat dimulai dari hal-hal sederhana di dalam keluarga. Tidak harus menggunakan bahan pangan yang mahal, tetapi dengan memilih makanan yang beragam, memperhatikan sumber protein, memanfaatkan pangan lokal, serta memberikan makanan sesuai kebutuhan usia. Melalui edukasi dan praktik yang dilakukan bersama, diharapkan pengetahuan mengenai gizi dapat terus diterapkan dan dibagikan kembali oleh kader posyandu kepada masyarakat Desa Selulung. Dari satu piring makanan bergizi, tumbuh satu kebiasaan baik. Dari keluarga yang sadar gizi, tumbuh harapan untuk generasi yang lebih sehat.
Ikuti juga perjalanan dan dokumentasi kegiatan KKN Desa Selulung Tahun 2026 melalui media sosial kami:
Instagram: @kkn_selulung2026
TikTok: @kkn.selulung2026
Bersama Berkarya, Bersama Berdaya.
#KKN2026
#DesaSelulung
#KKNUndiksha
#BersamaBerkaryaBersamaBerdaya