Sekilas Pandang KKN-LIK Undiksha 2026 di Desa Pengejaran

Desa Pengejaran merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Berada di kawasan dataran tinggi dengan udara yang sejuk, desa ini memiliki potensi alam yang melimpah serta lingkungan yang masih asri. Berdasarkan data profil desa, Desa Pengejaran dihuni oleh 812 jiwa, yang terdiri atas 420 laki-laki dan 392 perempuan. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat tetap memegang teguh nilai-nilai adat, budaya, serta semangat gotong royong yang menjadi identitas kehidupan sosial di desa.


Sektor pertanian dan perkebunan menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Kondisi tanah yang subur menjadikan Desa Pengejaran sebagai sentral berbagai komoditas unggulan, seperti jeruk, kopi, dan cengkeh, yang menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar warga. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan sektor peternakan, mulai dari ternak sapi, babi, hingga budidaya lebah madu. Keanekaragaman potensi tersebut menunjukkan bahwa Desa Pengejaran memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan nilai tambah ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Dalam bidang kesehatan, Pemerintah Desa Pengejaran menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berbagai program pelayanan kesehatan, seperti Posyandu Balita dan Posyandu Lansia, secara rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya pemantauan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi, pola hidup bersih dan sehat, serta pendidikan dasar juga tergolong baik. Kondisi tersebut menjadikan Desa Pengejaran sebagai desa yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memiliki kualitas kehidupan sosial yang terus berkembang.


Melalui Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN-LIK) Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2026, mahasiswa hadir untuk berkolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Program KKN LIK mengintegrasikan pendekatan kesehatan masyarakat dengan penguatan literasi dan inklusi keuangan, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sinergi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pemanfaatan layanan keuangan yang aman, serta pencegahan berbagai bentuk penipuan dan investasi ilegal.

Berbekal hasil observasi lapangan dan data profil Desa Pengejaran, mahasiswa menyusun berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masyarakat setempat. Diharapkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat selama masa KKN berlangsung, tetapi juga mampu menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian desa, serta mendorong terwujudnya masyarakat Desa Pengejaran yang sehat, cerdas, dan melek finansial.




Tentang Penulis
Achmad Nur Faizal Ghozi