Mahasiswa KKN Undiksha desa Sekumpul Gelar Program Rumah Belajar Sekumpul, Dampingi Anak-Anak Tingkatkan Kemampuan Membaca, Berhitung, dan Bahasa Inggris
- Oleh Danisa Ricena Dewi Agustin
- Friday 21/08/2026
- SEKUMPUL, SAWAN, Kabupaten Buleleng
Sekumpul -- Program Kerja Rumah Belajar Sekumpul yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Ganesha telah berjalan secara rutin satu kali dalam seminggu di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dan hingga saat ini telah dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Kegiatan ini menyasar anak-anak jenjang TK hingga SMP, dengan jumlah peserta berkisar antara 5 hingga 15 anak pada setiap pertemuannya.
Program ini digagas berdasarkan hasil observasi awal serta arahan dari Perbekel Desa Sekumpul, yang menemukan bahwa sebagian anak di Desa Sekumpul masih memerlukan pendampingan dalam kegiatan belajar. Salah satu permasalahan yang ditemukan adalah masih terdapat anak sekolah dasar, khususnya kelas 3 hingga kelas 4, yang belum mampu membaca dan berhitung dengan baik. Kondisi ini turut dipengaruhi oleh tingginya minat anak menggunakan ponsel untuk bermain dibandingkan meluangkan waktu untuk belajar, serta keterbatasan pendampingan belajar di luar sekolah. Melalui program Rumah Belajar Sekumpul, mahasiswa KKN hadir untuk membantu meningkatkan kemampuan dasar anak sekaligus membangun kembali minat dan kebiasaan belajar mereka.
Untuk mempermudah pelaksanaan pendampingan dan menjangkau peserta di berbagai wilayah, kegiatan Rumah Belajar dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Rumah Belajar di Dusun Desa dan Rumah Belajar di Dusun Lebah. Setiap pertemuan diawali dengan absensi dan sesi tanya jawab mengenai kesulitan belajar maupun tugas sekolah yang dihadapi peserta, sehingga materi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.
Mahasiswa KKN memberikan pendampingan membaca, menulis, dan berhitung bagi anak jenjang TK serta anak SD yang masih memerlukan penguatan kemampuan dasar, serta pendampingan matematika dan bahasa Inggris bagi peserta jenjang SD hingga SMP sesuai tingkat kelas dan kemampuan masing-masing. Selain itu, mahasiswa juga membantu peserta mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dari sekolah sekaligus menjelaskan materi terkait, dengan suasana belajar yang diciptakan senyaman dan seinteraktif mungkin melalui tanya jawab, latihan soal, dan permainan edukatif.
Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan terhadap kehadiran, keaktifan, dan antusiasme anak selama mengikuti Rumah Belajar, serta evaluasi pemahaman secara lisan lewat tanya jawab dan latihan sederhana, tanpa menggunakan pre-test maupun post-test. Mahasiswa KKN turut mengidentifikasi kemampuan dan kesulitan belajar peserta sebagai bahan pertimbangan materi pada pertemuan berikutnya, serta melakukan pemantauan sederhana bersama orang tua atau pihak desa agar kebiasaan belajar yang telah dibangun dapat terus berlanjut setelah program KKN berakhir.
Melalui kegiatan ini, anak-anak Desa Sekumpul menunjukkan perkembangan kemampuan membaca, menulis, berhitung, matematika, dan bahasa Inggris, serta mampu menyelesaikan tugas sekolah dengan pendampingan. Program ini juga diharapkan dapat terus meningkatkan minat belajar anak dan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehingga kebiasaan belajar di luar jam sekolah dapat terus dilanjutkan meski program Rumah Belajar telah selesai.