Membangun Ekonomi Kreatif di Sektor Pertanian melalui Sosialisasi KKNT Desa Mangguh

Halo, teman-teman pembaca!

Pendahuluan

Dalam upaya memajukan sektor pertanian yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, berbagai inisiatif kreatif perlu diambil. Universitas Pendidikan Ganesha, melalui kegiatan KKN-nya di Desa Mangguh, telah melangkah maju dengan menyelenggarakan Sosialisasi Ekonomi Kreatif di sektor pertanian. Dengan dukungan narasumber berpengalaman dari PPL Pertanian Kabupaten Bangli, kegiatan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk membangun ekonomi kreatif di sektor pertanian.


Peran Narasumber dari PPL Pertanian Kabupaten Bangli

Kehadiran narasumber yang berpengalaman dari PPL Pertanian Kabupaten Bangli merupakan keuntungan besar bagi kegiatan ini. Narasumber membawa wawasan praktis dan pengetahuan mendalam tentang bagaimana aspek-aspek ekonomi kreatif dapat diintegrasikan ke dalam sektor pertanian. Mereka berbagi pengalaman, kisah sukses, serta tantangan yang dihadapi dalam menerapkan konsep ekonomi kreatif dalam pertanian.


Highlights Sosialisasi

1. Diversifikasi Produk Pertanian: Salah satu fokus utama sosialisasi adalah tentang pentingnya diversifikasi produk pertanian. Masyarakat diajak untuk tidak hanya bergantung pada satu jenis tanaman atau produk pertanian saja. Diversifikasi ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan petani tetapi juga mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi harga pasar.


2. Pengolahan Hasil Pertanian: Sosialisasi juga menyoroti pentingnya pengolahan hasil pertanian lebih lanjut sebelum dijual. Contohnya, buah-buahan dapat dijadikan produk olahan seperti selai, jus, atau makanan ringan. Ini tidak hanya menambah nilai jual tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di tingkat lokal.


3. Pemasaran Kreatif: Narasumber menggarisbawahi pentingnya pemasaran yang kreatif dalam memasarkan produk pertanian. Melalui pemanfaatan media sosial, platform daring, dan jejaring lokal, petani dapat menjual produk mereka langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara yang dapat merugikan.


4. Agrowisata dan Pendidikan: Konsep agrowisata juga dibahas sebagai alternatif untuk menghadirkan pengalaman pertanian yang unik bagi wisatawan. Selain itu, sosialisasi mengusulkan adanya program pendidikan pertanian di tingkat desa untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang praktik pertanian modern.


Kesimpulan

Kegiatan KKNT Desa Mangguh Universitas Pendidikan Ganesha telah memberikan kontribusi yang berarti dalam membangun ekonomi kreatif di sektor pertanian. Melalui sosialisasi yang melibatkan narasumber berpengalaman dari PPL Pertanian Kabupaten Bangli, masyarakat desa didorong untuk merangkul diversifikasi produk, pengolahan lanjutan, pemasaran inovatif, dan konsep agrowisata. Dengan semangat ini, langkah pertama menuju ekonomi kreatif yang berkelanjutan dalam pertanian telah diambil.









Tentang Penulis