Minggu Pertama Pembelajaran Secara Luring Di Desa Baktiseraga Dalam Upaya Meningkatkan Semangat dan Motivasi Siswa Belajar Bahasa Inggris

Pada tanggal 10 juli 2021, saya memulai program pertama kegiatan belajar mengajar secara offline di Merajan Puri Bangkang, Desa Baktiseraga. Kegiatan ini selalu saya awali dengan memberikan pengumuman pada pukul 11.12 Wita mengenai akan diadakannya pertemuan kegiatan belajar mengajar bahasa inggris pertama kepada masyarakat sasaran di WhatsApp group. Di dalam pengumuman tersebut sudah berisi informasi lengkap mengenai tempat dan Jam mengajar yaitu pada pukul 15.30 Wita.  Setelah masyarakat sasaran semua sudah merespon, maka saya memutuskan untuk mempersikan segala kebutuhan sarana prasarana yang diperlukan untuk memulai kegiatan belajar mengajar di Merajan Puri Bangkang, Desa Baktiseraga. Sarana prasarana yang diperlukan yaitu spidol, pulpen, karpet, papan tulis, dan lain-lainnya. Saat jam belajar mengajar di mulai, saya memulainya dengan mengucapkan greeting “good evening, everyone”, lalu saya akan memimpin doa sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai yang tentunya menggunakan Bahasa Inggris. Ini bertujuan untuk menambah vocabulary siswa dan melatih listening siswa. Setelah itu, saya memperkenalkan diri / introducing yourself saya menggunakan Bahasa Inggris, lalu saya akan menyuruh para siswa untuk mengikuti cara saya memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris. Materi awal yang saya berikan kepada siswa adalah materi “simple present tense”. Di dalam mengajar materi saya tidak murni menggunakan bahasa Inggris, tetapi dicampur dengan bahasa Indonesia agar lebih mudah dipahami oleh anak SD. Saya juga memberikan sebuah tips dan trik untuk dapat menguasai simple present tense kepada masyarakat sasaran. Setelah sesi belajar mengajar selesai, saya akan memberikan tugas berupa test untuk dapat mengukur kemampuan pemahaman siswa. Di akhir sesi saya mengakhirinya, dengan sesi doa dan juga sesi absensi.

 

                Pada tanggal 11 juli 2021 tepatnya pada hari minggu, saya memulai pertemuan kedua kegiatan belajar mengajar secara offline di Merajan Puri Bangkang, Desa Baktiseraga. Pada kali ini saya membawakan materi yang berkaitan dengan pertemuan sebelumnya yaitu “descriptive text”. Materi descriptive text eratlah kaitannya dengan simple present, karena simple present merupakan salah satu unsur kebahasaan yang pada descriptive text. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengetahui pengaplikasian simple present ke dalam sebuah text. Seperti biasanya saya akan memulai pertemuan dengan greeting, lalu memulai doa. Lalu di akhir sesi saya memberikan sebuah tugas berupa membuat descriptive text mengenai hewan peliharaan yang ada di sekitar rumah. Disini saya menggunakan metode kerja kelompok yang dimana anak SMP dan SD harus ada di dalamnya. Ini bertujuan agar siswa SMP dapat membantu adik-adiknya yang masih SD. Mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam kegiatan ini. Setelah tugas selesai, saya mengakhiri pertemuan dengan sesi absensi dan doa.

 

Tentang Penulis
A. A. Bgs. Ngr. Diva Yuktatama