Mahasiswa KKN Undiksha Gelar Program TOGA Berdaya, Edukasi dan Bagikan Bibit Tanaman Obat Keluarga kepada 25 Warga Desa Sekumpul


Sekumpul -- Kegiatan Program Kerja TOGA Berdaya yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Ganesha di Desa Sekumpul telah berlangsung dengan lancar pada 14 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa dusun Desa, Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 25 warga dan merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan PKK Desa Sekumpul, sesuai arahan Pemerintah Desa untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK.

Program ini digagas berdasarkan potensi pekarangan rumah masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan budidaya sekaligus mendukung penghijauan lingkungan. Melalui program TOGA Berdaya, mahasiswa KKN memperkenalkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat sebagai upaya memberikan pengetahuan praktis mengenai jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan, manfaatnya bagi kesehatan keluarga, serta cara sederhana untuk menanam dan merawatnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bersama PKK memberikan penyuluhan mengenai pengertian TOGA dan perannya dalam mendukung pemeliharaan kesehatan keluarga, serta memperkenalkan lima jenis tanaman TOGA kepada masyarakat, meliputi manfaat, bagian tanaman yang digunakan, cara pengolahan, hingga cara penanaman dan perawatannya. Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai batasan penggunaan tanaman obat serta pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu, mengonsumsi obat rutin, atau mengalami keluhan yang menetap.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga masyarakat dapat menyampaikan pengalaman maupun pertanyaan mengenai pemanfaatan tanaman obat yang selama ini dilakukan di lingkungan keluarga. Sebagai bentuk penerapan langsung dari edukasi yang diberikan, mahasiswa KKN turut membagikan bibit TOGA beserta kartu informasi tanaman yang memuat cara penanaman, perawatan, pemanfaatan, hingga batas penggunaan tanaman yang diterima oleh masyarakat.

Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui pengamatan kehadiran dan partisipasi masyarakat, serta sesi tanya jawab dan diskusi, tanpa menggunakan pre-test maupun post-test. Mahasiswa KKN turut mengidentifikasi pertanyaan dan kendala masyarakat terkait budidaya maupun pemanfaatan TOGA, serta merencanakan pemantauan sederhana bersama PKK mengenai tindak lanjut penanaman bibit di pekarangan rumah warga.

Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat mengenai Tanaman Obat Keluarga diharapkan semakin meningkat, mulai dari pengenalan jenis tanaman hingga cara budidaya dan pemanfaatannya bagi kesehatan keluarga. Program ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat budidaya TOGA secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN dan PKK dalam mendukung program pemberdayaan keluarga di Desa Sekumpul.


Tentang Penulis