Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Mahasiswa KKN Sosialisasikan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana kepada Perangkat Desa Abangsongan

Abangsongan, 10 Agustus 2026 - Bertempat di Kantor Desa Abangsongan

Pendidikan tinggi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik. Namun, keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu tantangan bagi sebagian masyarakat dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebagai salah satu upaya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Bali, Pemerintah Provinsi Bali menghadirkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Dalam rangka memperkenalkan program tersebut kepada masyarakat melalui perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Abangsongan melaksanakan kegiatan sosialisasi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana kepada perangkat Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kegiatan sosialisasi membahas informasi mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana, termasuk bentuk pembiayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Dalam program ini, Pemerintah Provinsi Bali membiayai biaya pendaftaran, serta bantuan biaya hidup selama 8 semester dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan lokasi perguruan tinggi. Sementara itu, uang pangkal atau uang gedung menjadi kontribusi dari perguruan tinggi mitra. 

Selain menjelaskan pembiayaan, mahasiswa KKN turut menyampaikan persyaratan umum bagi calon peserta. Calon peserta harus telah menyelesaikan pendidikan SMA/SMK/sederajat, berdomisili di Bali yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK), serta berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan dokumen resmi. Selain itu, dalam satu keluarga belum terdapat anggota keluarga yang telah menyandang gelar sarjana, calon peserta tidak sedang menerima beasiswa dari program lain, serta memiliki motivasi dan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

Sosialisasi juga menjelaskan alur pendaftaran Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana. Calon peserta melakukan pendaftaran dan melengkapi berkas pada perguruan tinggi negeri atau swasta (PTN/PTS) mitra. Selanjutnya, perguruan tinggi mitra melakukan pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian administratif, kemudian peserta mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh perguruan tinggi mitra. Hasil seleksi selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk proses penetapan.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN juga memperkenalkan berkas yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta, antara lain surat pernyataan mengenai kondisi keluarga dan status beasiswa, persetujuan orang tua, surat rekomendasi dari Bendesa Adat, fotokopi bukti rekening listrik, KTP Bali, Kartu Keluarga, ijazah terakhir, rapor, serta foto kondisi rumah dan foto keluarga.

Melalui sosialisasi ini, perangkat Desa Abangsongan diharapkan dapat memahami informasi mengenai Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dan membantu menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat yang berpotensi menjadi calon peserta. Program ini sendiri terselenggara melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Bali dengan perguruan tinggi mitra se-Bali.

Dengan tersampaikannya informasi mengenai program ini hingga ke tingkat desa, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengetahui adanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, akses terhadap pendidikan tinggi diharapkan dapat semakin luas dan memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.


Tetap Terhubung Bersama Kami

Ikuti terus perjalanan, cerita, dan keseruan kegiatan KKN Desa Abangsongan 2026 melalui kanal resmi kami:

Instragram: @kknabangsongan2026

Tiktok: @kknabangsongan2026


#TanamPerubahanTuaiHarapan

#KKNUndiksha2026

#KKNDesaAbangsongan2026 #UndikshaBerdampak





Tentang Penulis
Nyoman Sukmantara Putra