Teba Modern, Upaya Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan di Desa Abangsongan

Abangsongan, 1 Agustus 2026 - Bertempat di depan Pura Desa Abangsongan

Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang memerlukan perhatian dan keterlibatan bersama. Salah satu jenis sampah yang banyak dihasilkan dalam aktivitas sehari-hari adalah sampah organik, seperti sisa makanan, sisa sayuran, sisa canang buah-buahan, serta dedaunan. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat bercampur dengan jenis sampah lainnya sehingga menambah volume sampah yang harus dibuang dan berpotensi menimbulkan permasalahan kebersihan lingkungan. Berangkat dari pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Abangsongan 2026 melaksanakan program pemasangan Teba Modern sebagai salah satu upaya mendukung pengelolaan sampah organik di lingkungan desa. Program ini dirancang sebagai alternatif sederhana yang dapat membantu proses penguraian sampah organik sekaligus mendorong kebiasaan memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Teba Modern merupakan sarana pengelolaan sampah organik yang memanfaatkan lubang di dalam tanah dengan menggunakan buis beton sebagai wadah utama. Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga maupun lingkungan sekitar dapat dimasukkan ke dalam Teba Modern sehingga dapat mengalami proses penguraian secara alami. Dengan pengelolaan tersebut, sampah organik diharapkan tidak seluruhnya tercampur dengan sampah anorganik maupun sampah residu. 

Dalam penerapannya, mahasiswa KKN juga memanfaatkan eco enzyme sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik pada Teba Modern. Eco enzyme yang digunakan dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana berupa 3 kilogram gula merah, sisa kulit buah dan bahan tanaman, serta 5 liter air. Bahan-bahan tersebut diolah melalui proses fermentasi sebelum dimanfaatkan dalam kegiatan pengelolaan sampah organik.

Pemanfaatan kulit buah dan bahan tanaman dalam pembuatan eco enzyme sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa sebagian limbah organik rumah tangga masih dapat dimanfaatkan kembali. Eco enzyme yang telah dipersiapkan kemudian digunakan sebagai cairan pendamping pada pengelolaan sampah organik di dalam Teba Modern. Dengan memadukan penggunaan Teba Modern dan pemanfaatan eco enzyme, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah organik mulai dari pemilahan, pemanfaatan kembali bahan organik, hingga proses penguraian.

Rangkaian kegiatan pemasangan Teba Modern diawali dengan penentuan lokasi yang sesuai, persiapan alat dan bahan, serta proses penggalian tanah. Mahasiswa KKN kemudian melakukan pemasangan buis beton secara bersama-sama pada lokasi yang telah ditentukan. Setelah buis ditempatkan dengan baik, bagian tanah di sekitarnya kembali dirapikan untuk memastikan Teba Modern dapat digunakan dengan aman dan kondisi lingkungan tetap tertata.

Keberadaan Teba Modern diharapkan dapat menjadi salah satu sarana yang membantu masyarakat dalam mengelola sampah organik secara lebih terarah. Sampah seperti sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran, sisa canang dan dedaunan dapat dipisahkan sejak awal dan dimasukkan ke dalam teba untuk mengalami proses penguraian, sehingga jumlah sampah yang harus dibawa menuju tempat pembuangan dapat dikurangi. Selain menghadirkan sarana fisik, pelaksanaan program ini juga menjadi salah satu bentuk edukasi mengenai pentingnya perubahan kebiasaan dalam mengelola sampah. Pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan ketika sampah telah terkumpul dalam jumlah besar, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti memilah sampah sejak dari rumah dan menempatkannya pada sarana pengolahan yang sesuai. 

Melalui pelaksanaan program Teba Modern, mahasiswa KKN Desa Abangsongan 2026 berharap sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat. Keberadaan Teba Modern diharapkan mampu memberikan manfaat dalam mengurangi timbulan sampah organik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Desa Abangsongan yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.


Tetap Terhubung Bersama Kami

Ikuti terus perjalanan, cerita, dan keseruan kegiatan KKN Desa Abangsongan 2026 melalui kanal resmi kami:

Instragram: @kknabangsongan2026

Tiktok: @kknabangsongan2026


#TanamPerubahanTuaiHarapan

#KKNUndiksha2026

#KKNDesaAbangsongan2026

#UndikshaBerdampak



Tentang Penulis
Nyoman Sukmantara Putra