MEMETAKAN KUALITAS AIR BERSIH DESA CATUR: PETUALANGAN KERTAS LAKMUS DALAM PROGRAM KKNT

https://www.instagram.com/reel/CwIfgtdAtpy/?igshid=MzRlODBiNWFlZA

Air bersih adalah salah satu kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupan manusia. Kehidupan sehari-hari, mulai dari minum, mandi, memasak, hingga kegiatan industri, semuanya memerlukan akses yang memadai terhadap air bersih. Namun, tidak semua daerah memiliki akses mudah terhadap air bersih yang berkualitas. Banyak masyarakat di daerah pedesaan atau terpencil masih menghadapi tantangan dalam mendapatkan akses terhadap air bersih yang aman dan sehat. Air yang tidak layak konsumsi dapat mengandung berbagai kontaminan berbahaya seperti bakteri, virus, logam berat, bahan kimia, dan zat-zat polutan lainnya. Konsumsi air yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, seperti penyakit perut, infeksi, dan bahkan penyakit kronis dalam jangka panjang.

MENGAPA KERTAS LAKMUS?

Kertas lakmus adalah salah satu alat sederhana yang dapat digunakan untuk mengukur keasaman atau kebasaan dalam suatu cairan. Dalam konteks pengecekan kualitas air bersih, kertas lakmus dapat memberikan petunjuk awal mengenai keseimbangan pH air. Kadar pH yang ideal untuk air bersih biasanya berada dalam kisaran netral, yaitu sekitar 7. Namun, jika air bersifat asam (pH kurang dari 7) atau basa (pH lebih dari 7), ini dapat menjadi indikasi adanya potensi masalah kualitas air.

Program KKN: Langkah Nyata dalam Menjaga Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan program yang memungkinkan mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam memecahkan masalah nyata yang dihadapi oleh masyarakat. Salah satu tema KKNT yang sangat relevan adalah peningkatan kualitas air bersih di daerah yang memerlukan. Dalam hal ini, penggunaan kertas lakmus sebagai alat pengukuran sederhana memiliki dampak yang signifikan. Program KKNT dengan fokus pada pengecekan kualitas air bersih menggunakan kertas lakmus bukan hanya sekadar proyek kami sebagai mahasiswa, melainkan juga merupakan upaya nyata dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Catur. Dengan melakukan pengecekan kualitas air menggunakan kertas lakmus, masyarakat dapat mendapatkan informasi awal mengenai apakah air yang mereka gunakan aman atau tidak.

Petualangan Seru dalam Program KKN

Program KKN ini melibatkan sejumlah tahap yang seru dan bermanfaat:

1)        Pelatihan dan Pendidikan Masyarakat

Sebelum melakukan pengecekan lapangan, tim KKNT terlebih dahulu memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai pentingnya air bersih dan bagaimana penggunaan kertas lakmus. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya air bersih berkualitas.

2)        Pengumpulan Sampel Air

Kami mahasiswa KKNT mengumpulkan sampel air dari berbagai sumber, termasuk sumur, sungai, dan sumbatan aliran air. Pengambilan sampel air ini merupakan langkah awal dalam analisis kualitas air.

3)        Pengecekan Menggunakan Kertas Lakmus

Inilah momen menarik, di mana kertas lakmus ditempatkan dalam sampel air untuk mengukur pH. Perubahan warna pada kertas lakmus akan memberikan petunjuk awal mengenai tingkat keasaman atau kebasaan air. Hasil ini dapat memberikan informasi yang berharga dalam menilai keamanan air tersebut.

4)        Penyuluhan dan Langkah Perbaikan

Kegiatan penyuluhan terkait kualitas air bersih ini dilaksanakan di 3 Banjar yang ada di Desa Catur, yaitu di Banjar Lampu, Banjar Catur, dan Banjar Mungsengan. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Juli 2023 dari pukul 08.00 WITA hingga selesai. Penyuluhan terkait kualitas air bersih ini juga dibarengi dengan penyuluhan mengenai rabies. Hasil pengecekan disampaikan kepada masyarakat setempat. Kami bekerja sama dengan masyarakat dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan jika ditemukan masalah kualitas air. Ini melibatkan penyuluhan mengenai cara menjaga lingkungan dan sumber air bersih.

Kertas Lakmus: Alat Sederhana namun Penting

Penggunaan kertas lakmus dalam program kerja KKNT ini menunjukkan bahwa alat sederhana pun dapat memberikan manfaat besar dalam pemantauan kualitas air. Meskipun sederhana, kertas lakmus mampu memberikan petunjuk awal yang berharga mengenai tingkat keasaman atau kebasaan air. Hal ini sangat penting dalam menentukan apakah air tersebut layak konsumsi atau tidak.

Program kerja KKNT dengan fokus pada pengecekan kualitas air bersih menggunakan kertas lakmus adalah contoh konkret bagaimana pendekatan sederhana dapat memiliki dampak yang besar dalam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui langkah-langkah yang melibatkan pendidikan, pengecekan, analisis, dan penyuluhan, program ini membuka peluang untuk memahami dan meningkatkan kualitas air bersih di Desa Catur. Dengan kolaborasi antara tim KKNT dan masyarakat setempat, perjuangan untuk menjaga sumber air bersih menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.